Peta Pulau Bintan dengan pembagian wilayah kecamatan. Mei 2026. Atas izin Bapak Andi Zulfikar, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang.

Repositori Ekosistem Pesisir: Menjembatani Praktik Seni, Keilmuan, dan Praktik Masyarakat di Kepulauan Riau merupakan platform edukasi online yang dirancang untuk mengumpulkan, mendokumentasikan, dan menghubungkan beragam pengetahuan tentang dua ekosistem pesisir, yaitu mangrove dan terumbu karang.
Repositori ini lahir dari berbagai diskusi antara ahli biologi kelautan dari Universitas Maritim Raja Ali Haji di Tanjungpinang, peneliti dari Nanyang Technological University dan National University of Singapore, anggota masyarakat dan praktisi di Bintan, serta para seniman yang meneliti lingkungan. Melalui platform ini, penelitian ilmiah, pemberdayaan berbasis masyarakat, dan pendekatan seni yang selama ini terpisahkan disatukan.
Repositori ini dapat menjadi sumber referensi belajar, pengajaran, dan pertukaran pengetahuan bagi mahasiswa, praktisi, peneliti, masyarakat pesisir, maupun masyarakat umum. Sehingga Anda dapat memahami mengapa ekosistem mangrove dan terumbu karang sangat penting, ancaman yang dihadapinya, upaya-upaya pelestarian yang telah dilakukan, serta bagaimana berbagai macam pengetahuan dapat melestarikan keberlanjutan wilayah pesisir di Kepulauan Riau. Repositori ini juga adalah platform yang hidup dan terus berkembang. Kontennya akan terus diperbarui, disempurnakan, dan dikembangkan seiring adanya tambahan wawasan baru, masukan, serta perkembangan penelitian dan praktik di lapangan.
Untuk menggunakan repositori ini, Anda dapat membuka berbagai menu kategori seperti Ekosistem, Praktik Masyarakat, Penelitian, dan Sumber Referensi. Di menu tersebut, Anda dapat membaca berbagai artikel mengenai mangrove dan terumbu karang, menonton video wawancara bersama para kolaborator, serta mencari informasi tertentu melalui fitur pencarian. Repositori ini disajikan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.