Mak Lindawati menyiapkan buah dari pohon Sonneratia alba. Atas izin NTU CCA Singapore.

Warga Desa Pengudang, Teluk Sebong, Bintan
Sejak menetap di Desa Pengudang pada tahun 2014, Sriyulinda, yang akrab disapa Linda, menemukan kehidupan yang lekat dengan laut dan pesisir. Berasal dari Kota Medan di Pulau Sumatera, ia kini menikmati kesehariannya sebagai ibu rumah tangga dengan hobi bekarang, yaitu aktivitas mencari hasil laut di kawasan pesisir saat air surut. Selain itu, Linda juga aktif membuat kerajinan tangan bersama kelompok perempuan di desanya dan sesekali terlibat dalam kegiatan penanaman mangrove bersama masyarakat. Bagi Linda, Pengudang menghadirkan banyak pengalaman baru, mulai dari keindahan laut dan terumbu karang yang masih terjaga hingga keramahan masyarakatnya. Suaminya yang tergabung dalam tim Pengudang Mangrove turut memperoleh penghasilan melalui kegiatan edukasi dan kunjungan wisata berbasis mangrove. Bagi keluarga mereka, pelestarian mangrove bukan hanya tentang menjaga lingkungan pesisir, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.




